Rabu, 18 April 2018

Dialog Antar Uang Kertas


Uang kertas Rp1,000 dan uang kertas Rp 100,000 dibuat dari kertas yang sama dan diedarkan oleh Bank Indonesia (BI). Ketika dicetak, mereka_pun bersama, tetapi berpisah di bank dan kemudian beredar di masyarakat...

Bagaimanapun,  4 bulan Kemudian mereka bertemu secara tidak Sengaja di dalam dompet seorang pemuda. Maka merekapun ngobrol ;

Uang Rp 100,000 bertanya kepada Rp 1,000 ; "Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan berbau amis ?"
Uang Rp 1,000 menjawab; "Karena begitu aku keluar dari bank, terus aku beredar ke tangan orang bawah dari kalangan buruh, penjaja Kecil, penjual ikan, tukang parkir dan di tangan Pengemis"

Lalu Uang Rp 1,000 bertanya balik kepada Uang Rp 100,000 ; "Kenapa kau begitu baru,
rapi dan masih bersih..?"
Uang Rp 100,000 menjawab ; "Karena begitu aku keluar dari bank, terus disambut para perempuan cantik, dan beredarnya pun di restoran mahal, di kompleks perkantoran, di Pasar raya, mall bergengsi dan juga hotel berbintang, Serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet."

Lalu Uang Rp 1,000 bertanya lagi ; "Pernahkah engkau berada di tempat ibadah..?"
Uang Rp 100,000 menjawab ; "Belum pernah"

Uang Rp 1,000 pun berkata lagi ; "Ketahuilah walaupun aku hanya uang Rp 1,000 tetapi aku selalu berada di seluruh tempat ibadah, dan di tangan Anak Yatim Piatu dan fakir miskin bahkan aku bersyukur kepada Tuhan semesta alam...  Aku tidak dipandangsebagai SEBUAH NILAI, tetapi SEBUAH MANFAAT...

Lantas menangislah Uang Rp 100,000 karena merasa besar, karena merasa hebat, karena merasa tinggi, akan tetapi tidak begitu bermanfaat untuk Kebaikan selama ini...

Semoga cerita ini dapat memberi pembelajaran dan Inspirasi Positif kepada kita semua....

Detik-detik Wafatnya Siti Khadijah, Istri Tercinta Rasulullah

Siti Khadijah adalah istri pertama Rasulullah. Orang yang pertama kali beriman kepada ALLAH dan kenabian Rasulullah. Orang yang sangat berjasa bagi dakwah Rasulullah dan penyebaran agama Islam.

Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadlan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun.

PERMINTAAN TERAKHIR

Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW,

Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu.

Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung dawah Islam sepenuhnya, jawab Rasulullah

Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik,

Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa untuk menerima wahyu agar dijadikan kain kafanku.

Mendengar itu Rasulullah berkata,

Wahai Khadijah, ALLAH menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga.

Ummul mukminin, Siti Khadijah pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasulullah. Didekapnya istri Beliau itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Beliau dan semua orang yang ada disitu.

Rasulullah berkata di dekat jasad Khadijah,

"Wahai Khadijah istriku sayang, demi ALLAH, aku takkan pernah mendapatkan istri sepertimu. Pengabdianmu kepada Islam dan diriku sungguh luar biasa. ALLAH maha mengetahui semua amalanmu".

"Semua hartamu kau hibahkan untuk Islam. Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu. Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban?"

Tersedu Rasulullah mengenang istrinya semasa hidup.

Seluruh kekayan Khadijah diserahkan kepada Rasulullah untuk perjuangan agama Islam. Dua per tiga kekayaan Kota Mekkah adalah milik Khadijah. Tetapi ketika Khadijah hendak menjelang wafat, tidak ada kain kafan yang bisa digunakan untuk menutupi jasad Khadijah.

Bahkan pakaian yang digunakan Khadijah ketika itu adalah pakaian yang sudah sangat kumuh dengan 83 tambalan diantaranya dengan kulit kayu.

Rasulullah kemudian berdoa kepada ALLAH.

Ya ALLAH, ya Ilahi Rabbi, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam. Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku. Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku. Menentramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah. Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku. Siapa lagi yang akan membantuku?

Tiba-tiba Ali berkata, Aku, Ya Rasulullah!

PENGORBANAN SITI KHADIJAH SEMASA HIDUP

Dikisahkan, suatu hari ketika Rasulullah pulang dari berdakwah, Beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu. Ketika Khadijah hendak berdiri, Rasulullah bersabda,

Wahai Khadijah tetaplah kamu ditempatmu.  Ketika itu Khadijah sedang menyusui Fatimah yang masih bayi.

Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makananpun tak punya. Sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah. Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah r.a.

Kemudian Beliau mengambil Fatimah dari gendongan istrinya lalu diletakkan di tempat tidur. Rasulullah yang lelah seusai pulang berdakwah dan menghadapi segala caci maki dan fitnah manusia itu lalu berbaring di pangkuan Khadijah.

Rasulullah tertidur. Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang. Tak terasa air mata Khadijah menetes di pipi Rasulullah. Beliau pun terjaga.

Wahai Khadijah Mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku, Muhammad? tanya Rasulullah dengan lembut.

Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang. Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis. Adakah engkau menyesal wahai Khadijah bersuamikan aku, Muhammad?" lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.

Wahai suamiku. Wahai Nabi ALLAH. Bukan itu yang kutangiskan." jawab Khadijah.

"Dahulu aku memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan. Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan. Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya.

"Wahai Rasulullah. Sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini. Wahai Rasulullah. Sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu ini belum selesai, sekiranya engkau hendak menyebrangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyebarangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit pun atau pun jembatan.

"Maka galilah lubang kuburku, ambilah tulang belulangku. Jadikanlah sebagai jembatan untuk engkau menyebrangi sungai itu supaya engkau bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu.

"Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah. Ingatkan mereka kepada yang hak. Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasulullah.

Karena itu, peristiwa wafatnya Siti Khadijah sangat menusuk jiwa Rasulullah. Alangkah sedih dan pedihnya perasaan Rasulullah ketika itu karena dua orang yang dicintainya yaitu istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib telah wafat.

Tahun itu disebut sebagai Aamul Huzni (tahun kesedihan) dalam kehidupan Rasulullah.

Ilaa hadlratin Nabiyyil musthafa, wa ilaa Khadijah al Kubra, al Fatihah.

------

Tulisan Ustadz Zainul Hakim pada WA group Masjid Al Istiqomah.

Kitab Al Busyro, yang ditulis Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliky al Hasani.


Kakek dan Gadis Muda

----------------------------
Saat musim semi, kereta K529 jurusan Hangzhou menuju Chengdu, Tiongkok sangatlah padat. Seorang kakek yang duduk di dekat jendela, menceritakan kisah beruntungnya kepada seorang wanita disebelahnya.
Ternyata, kakek tersebut membeli tiket berdiri (tanpa tempat duduk). Sebab itu dia datang lebih pagi supaya kebagian kursi. Benar, saat naik ke atas kereta, ada sebuah kursi kosong. Ia beruntung, sampai kereta mulai berjalan tidak ada satu penumpang pun yang memiliki tiket kursi tersebut.

Kereta sangat padat, orang berdiri berdesakan di samping kakek ini, termasuk seorang wanita muda - belum 20 thn - tapi terlihat sangat kurus dan lemah. Ia kelihatan capai terjepit penumpang lain.

Melihatnya, kakek ini bertanya: "Berdiri seperti ini pasti sangat lelah, kamu harusnya seperti aku, datang lebih pagi dan cari tempat duduk. Tujuanmu kemana?"

"Aku tidak apa-apa kek, aku turun di Jingmen."

"Wah, kalau begitu besok sore baru sampai ya? Bagaimana mungkin terus berdiri selama itu?" tanya kakek sambil menggelengkan kepalanya, tanda khawatir.

Setelah lewat beberapa saat, kakek berkata kepada wanita tersebut: "Begini, sebentar lagi aku akan turun. Kamu duduk saja di kursiku."

"Baik, terima kasih kakek!", jawab wanita tersebut dengan senyuman, terpancar rasa bersyukur dari wajahnya.

Setelah lewat beberapa saat, petugas datang memeriksa tiket. Ketika melihat tiket wanita itu, ia heran dan bertanya: "Ini kan tiket dengan kursi, mengapa berdiri?"

Wanita tersebut tersenyum: "Kakek ini lebih membutuhkan kursi daripada aku."

"Apakah kamu ada memberitahunya?"

"Bagaimana mungkin aku mengatakannya. Ia tidak akan duduk dengan tenang." jawab wanita tersebut.

Petugas itu tersentuh, dan dengan pelahan ia berkata; "Ikut aku ke kantin, aku bantu kamu carikan kursi."

Wanita itu kemudian menunduk, mengambil sebuah tongkat dari bawah kursi. Melihat itu semua orang sangat terkejut dan terharu.
Gadis cacat mengorbankan tempat bagi seorang kakek, tanpa mengharap pujian...........

 Aku memilih untuk berbuat baik, bukan karena aku lemah. Namun karena aku mengerti, berbuat baik adalah indah.

Aku memilih bersabar, bukan karena aku kalah. Namun karena aku mengerti, sabar membawa ketenangan dan kedamaian.

Aku memilih toleran, bukan karena aku pengecut. Namun karena aku mengerti, toleransi adalah kebajikan.

Aku memilih untuk memaafkan, bukan karena aku tak berprinsip. Namun karena aku mengerti, untuk dimaafkan aku harus memaafkan.

Aku memilih untuk jujur, karena aku mengerti, kejujuran adalah tanggung jawab manusia.

Aku memilih untuk rendah hati, bukan karena aku bodoh. Namun karena aku mengerti, rendah hati dapat membantu sesama, membantu sesama dapat membawa kebahagiaan.

Kunci Untuk Membuat Hidup Anda Lebih Baik

Terdiri atas  :
--Personality,
--Community and
--Life. 

Berikut penjelasannya:

A.  PERSONALITY:

1. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui dan rasakan.

2. Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada di luar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang Anda jalani saat ini, secara positif

3. Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.

4. Jangan paksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna.

5. Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.

6. Bermimpilah saat anda bangun
(bukan saat tertidur).

7. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.

8. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan saudara , pasangan dan teman Anda pada masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.

9. Hidup terlalu singkat untuk membenci siapa pun itu.
Jangan pernah membenci.

10. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak mengganggu masa kini Anda.

11. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.

12. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar.
Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat berlangsung seumur hidup.

13. Senyumlah dan tertawalah sesering mungkin agar Anda lebih dapat menikmati hidup ini

14. Anda tidak dapat selalu unggul dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan dan bertoleransilah

B. COMMUNITY:

15. Hubungi keluarga Anda sesering mungkin

16. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.

17. Ampuni setiap orang untuk segala hal

18. Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.

19. Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.

20. Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda.
Itu urusan mereka.
Jangan pikirkan hal tsb.

21. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda pada saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda.
Tetaplah berhubungan baik dgn mereka dan lingkungan Anda.

C. LIFE:

22. Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.

23. Tuhan menyembuhkan segala sesuatu.

24. Lakukan hal yang benar.

25. Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah.

26. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan beraktivitaslah !.

27. Yang terbaik belumlah tiba, tapi nikmati saja yg ada.

28. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.

29. Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Tuhan untuk itu.

30. Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy.

Mati tdk menunnggu Tua.
Mati tidak menunggu sakit.

Nikmati hidup....sebelum hidup tidak bisa lagi dinikmati.


Dikutip dari Buku Karya Ausberg 49 tahun buku yang berjudul
"THE LAST LECTURE" (Kuliah Terakhir), yang menjadi salah satu buku best-seller pada tahun 2007.""

Inilah 10 Motivator Terbaik di Indonesia

②. Mario Teguh.
③. Tung Desem Waringin.
④. Ippho Santosa.
⑤. Ary Ginanjar Agustian.
⑥. Andrie Wongso.
⑦. Bong Chandra.
⑧. Krisnamurti.
⑨. James Gwee.
⑩. Christian Andrianto

Kok nomor  ① (satu) nggak ada..?

Baik..! Ini jawabannya..

Nomor satu ① adalah Diri Anda Sendiri.
Motivator terbaik untuk kita adalah diri kita sendiri.

Tak ada yg dapat mengubah hidup kita, selain diri kita sendiri.

Kita terlahir sebagai seorang pemenang. Dari jutaan sel sperma utk berebut mencapai ovum, kitalah yang terpilih untuk lahir.

Motivator dari nomor 2 sampai 10 hanyalah pemacu semangat kita, karena walaupun kita mengikuti jutaan seminar pun, tapi dlm diri kita belum ada niat untuk berubah sama saja dengan NOL.

ANDA & SAYA,  kita semua adalah JUARA..!!!!

– Sering kita dengar musuh terbesar adalah DIRI KITA SENDIRI..!!!!

– Itu BENAR  SAHABATKU,,,,
– Kalahkan diri kita sendiri, baru kita bisa mencapai tangga yg lebih tinggi..!!!

“ Tinggi HATI mendahului KEHANCURAN, tetapi …

 Kerendahan HATI mendahului KEHORMATAN.”

MOTIVATOR terbaik adalah DIRI KITA SENDIRI.
Berikan motivasi pada diri sendiri.

BERSEMANGATLAH... Hadapi semua keadaan dengan Senyuman.

Kita Bisa Luar Biasa

BEDA tapi SAMA & SERUPA tapi TAK-SAMA (Ibu & Bapak)

Orang yang Mencintai Kita hingga dia Menutup Mata ialah... IBU
Orang yang Mencintai Kita dengan tiada Ekspresi Mata ialah... BAPAK
__________
IBU : Memperkenalkan Kita kepada Dunia.
BAPAK : Memperkenalkan Dunia kepada Kita.
__________
IBU : Membawa Kita kepada Kehidupan.
BAPAK : Membawa Kehidupan kepada Kita.
__________
IBU : Menjaga Kita supaya tidak Lapar.
BAPAK : Membuat Kita tahu Makna Lapar.
__________
IBU : Memberi Kita Kasih Sayang.
BAPAK : Memberi Kita Tanggung Jawab.
__________
IBU : Mengajar Kita supaya Tidak Terjatuh.
BAPAK : Mengajari Kita Bangun bila Terjatuh.
__________
IBU : Mengajarkan Kita Berjalan.
BAPAK : Mengajarkan Kita Jalan Hidup.
__________
IBU : Mengajar Kita melalui Pengalamannya.
BAPAK : Mengajar Kita untuk mendapatkan Pengalaman.
__________
IBU : Memperkenalkan Ideologi.
BAPAK : Memperkenalkan Realitas.
__________
KASIH IBU Diketahui Semenjak Kita Dilahirkan.
KASIH BAPAK Diketahui Bila Dia Sudah Tiada.
__________
Kasihilah BAPAK Anda.
Sayangilah IBU Anda.
Selama Mereka Masih Ada
__________
Rumah tidak akan Berseri tanpa Kehadiran Anak, tapi...
Rumah akan lebih Sunyi bila IBU & BAPAK sudah tiada...

Ini sekadar Renungan Bersama buat Kita sebagai ANAK dan sebagai IBU & BAPAK  bagi Anak-anak Kita...

Sebagai Keluarga kita harus...
Saling mengingatkan,
Saling mengasihi bahkan
Saling mengampuni.

Kita tidak bisa memilih / menentukan mau dilahirkan di Keluarga ini atau di Keluarga itu.
Semua sdh dalam RancanganNya dan Kita tahu bahwa Rancangan Tuhan Selalu Baik, 
Tinggal bagaimana Pilihan kita...
Memilih untuk...
Bersyukur & Bahagia atau
Bersungut2 & Tidak Bersyukur Sehingga  Tidak Pernah Bahagia.

Mi’rajkan kami dalam isra’ menujuMu Ya Rabb

1. Muhammadku isra’ lalu mi’raj. Setelah sampai di puncak spiritualitas tertinggi di sidratul muntaha, Muhammadku menerima dua perintah. Yang satu untuk dirinya dan umatnya, dan yang satunya lagi khusus untuknya

2. Perintah yang pertama berkenaan dengan shalat. Inilah momen umat Muhammad untuk isra’-mi’raj mengikuti jejak sang Nabi. Lewat shalat kita jadi paham bahwa isra (perjalanan) itu bagian penting menuju mi’raj.

3. Ada yang shalatnya cuma isra’ tapi belum mi’raj. Shalat itu tangga naik ke langit. Makanya minimal sehari kita menaiki lima anak tangga menujuNya. Begitu terus sepanjang hidup kita. Sudahkah kita sampai di tangga terakhir?

4. Perintah berikutnya kepada Muhammadku, Muhammadmu dan Muhammad kita semua, adalah untuk kembali ke bumi, setelah berada pada puncak tertinggi Sidratul Muntaha. Mengapa?

5. Seorang tokoh konon pernah berujar. Nabi Muhammad mi’raj sampai pada Tuhan, dan lalu kembali lagi. Demi Allah, kalau aku sampai di sana, gak akan mau turun lagi!

6. Kitapun mungkin begitu juga. Bukankah kita ingin sampai padaNya? Namun kenapa Allah justru perintahkan sang Nabi untuk kembali turun ke bumi? Begitulah tugas seorang Nabi, beliau harus berada di tengah umatnya. Bukan hanya asyik-masyuk dalam puncak spiritualitasnya

7. Untuk apa mengalami pencerahan tertinggi jikalau hanya dirimu yang tercerahkan? Sang Nabi diminta turun kembali untuk berbagi pencerahan menebar rahmat ke penjuru alam. Itulah fungsi sang Nabi

8. Muhammadku berangkat isra’ dan lalu mi’raj hanya dalam waktu yang singkat. Bahkan dikabarkan saat kembalipun kasurnya masih hangat —ini saja ungkapan metafor yg dipahami para sufi dg amat menarik, tapi kapan-kapan saja kita bahas. Kita fokus pada waktu perjalanan saja

9. Dikabarkan dalam literatur bahwa sang Nabi menaiki kendaraan spesial, yaitu Buraq. Dengan kendaraan inilah Muhammadku bisa melakukan lompatan berkelipatan tak terhingga sehingga mampu menembus tingkatan langit

10. Dengan naik Buraq, ungkapan Sky is the only limit, tidak berlaku bagi sang Nabi. Beliau SAW tembus langit. Batas langit itu cuma fiksi, eh fiktif yah? Yah pokoknya gitu dehhh

11. Nah sekarang saya ingin ingatkan  kepada anda, bahwa Allah pun sudah sediakan semacam kendaraan Buraq untuk kita, agar hidup kita bisa lompat berkelipatan tak terhingga.

12. Kendaraan Buraq untuk kita adalah shalawat Nabi.

13. Saya ulangi: shalawat Nabi itu bagaikan Buraq bagi umat Muhammad untuk melakukan perjalanan (isra’) dan kemudian mi’raj.

14. Saya ulangi sekali lagi: jika kita hendak sampai pada Nabi Muhammad, Malaikat dan Allah, jadikanlah shalawat sebagai kendaraan kita dalam berjalan menujuNya

15. Jika shalat kita belum membawa kita untuk mi’raj meski anak tangga sudah kita naiki berkali-kali, perhatikan bacaan shalawat kita saat shalat. Di sini kuncinya.

16. Jika hidup kita biasa-biasa saja dan belum menanjak ke tingkat berikutnya, perhatikan bacaan shalawat kita. Sudahkah kita memahaminya?

17. Bacalah shalawat, jadikan shalawat sebagai Buraq, dan jangan terkejut kalau hidup anda tiba-tiba melejit, lompat berkelipatan, tak terhingga.

18. Ini hari Jum’at, 27 Rajab, dimana 15 abad lampau peristiwa isra-mi’raj terjadi. Mari yuk kita banyakin baca shalawat. Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in

Tabik,

Nadirsyah Hosen