Selasa, 06 Agustus 2019

Maafkan Istriku ... Aku Terlambat Jatuh Cinta Padamu


Rumah masih ramai setelah pulang dari pemakaman, kepalaku masih pusing karena tak bisa menahan tangis melihat jasad terakhir istriku dimasukkan ke liang lahat..

Aku makin tak bisa menahan airmata saat melihat anak-anak menangis memandangi tanah yang menimbun ibu mereka. Lama aku diam di pemakaman, mengingat kembali saat istriku masih ada.

Aku ingat semua dosaku, kesalahanku, mulut kasarku, ketidakpedulianku, bahkan yang paling aku ingat membiarkan dia berpikir sendiri tentang keuangan keluarga..

Aku pikir saat dipemakaman adalah momen tersedih yang aku alami sepanjang hidupku, ternyata itu belum apa-apa...

Banyak kepiluan lain yang membuatku hancur..

Putriku yang berusia 5 tahun beberapa kali berlari kekamar sambil memanggil ibunya. Sepertinya dia lupa bahwa ibunya telah tiada. Kemudian ia keluar lagi dengan wajah kecewa..

Malam berlalu tanpa aku bisa melelapkan mata sedetikpun.
Rasanya rumah ini sunyi dan hampa..

Hingga tibalah hari yang membuat aku amat sedih. Yaitu hari ketika anak-anak mulai masuk sekolah.

Pagi itu mereka semua sudah bangun, aku kebingungan, anak-anakku juga seperti bingung mau berbuat apa...

Biasanya pagi kami selalu dibangunkan, disuruh mandi dan  disiapkan pakaian, dibuatkan sarapan dan kami berangkat dalam keadaan rapi dan perut yang sudah kenyang...

Hari ini kami hanya terdiam... Aku menyuruh anak-anak melihat makanan dikulkas tapi yang ada hanya bahan mentah. Rumah yang biasanya rapi nampak berantakan.

Aku pergi membeli sarapan untuk kami berempat. Saat membayar aku kaget uang 50 ribu tanpa kembalian. Padahal selama ini aku memberi uang 50 ribu kepada istriku cukup untuk makan kami sampai malam...

Kadang-kadang aku marah-marah kalau dia minta tambahan. Aku bawa sarapan pulang dan anak-anak sudah menunggu dimeja makan...

Sudah jam 7.30 biasanya mereka sudah diantar kesekolah semuanya dan diantar istriku berbarengan, sementara aku baru pulang beli sarapan. Dalam hati kalau terlambat semoga dimaklumi karena habis kemalangan.

Aku makin merasa kacau saat jam sudah menuju jam 8.00 dan anak-anak belum diantar semua...

Aku benar-benar kehilangan seorang dewa dalam rumah kami😒

Inikah yang selama ini dilakukan istriku...? Mengapa aku selalu menganggap dia tak ada kerjaan. Selalu menganggap sepele pekerjaan seorang ibu...??

Aku masih linglung ditempat kerja. Masih banyak teman-teman yang menghampiri mengucapkan belasungkawa..

Hingga aku ditelpon oleh walikelas anak ku yang masih TK katanya anak-anak sudah pulang tapi belum ada yang jemput, aku minta ijin pergi menjemput anak dan jam 12.00 anakku yang nomor 2 juga menelpon minta dijemput karena sudah pulang.

Selama ini aku tak tahu satupun jadwal mereka. Aku hanya bekerja dan tak peduli dengan itu semua. Anakku yang besar pulang jam 2.00 artinya aku tak bisa kembali ketempat kerja..

Sampai disekolah anakku, aku masih melihat didepan sekolah masih ada bekas darah saat istriku kecelakaan 3 hari lalu, kecelakaan yang serta merta merenggut nyawanya saat menjemput anak sulungku..😭

Sampai dirumah anak-anak nampak kelaparan. Ternyata aku tak tahu manajemen waktu sehebat almarhumah istriku.

Aku harus kewarung makan lagi untuk pergi membeli makan siang. Begitupun nantinya makan malam. Sehingga tidak kurang dari 200 ribu sampai malam. Aku berpikir ini baru 1 hari, bagaimana kalau 1 bulan. Gajiku tidak akan cukup untuk kami berempat...

Ya Tuhan
Indah sekali caramu menegurku...
Begitu kacaunya hidupku tanpa istriku, keuangan makin amburadul, anak-anak tak terurus, makanan favoritku tidak ada lagi. Rumah dan tanaman seperti hilang aura karena tak ada yang merawat dan membersihkan...

Aku masih sempat merasa wanita diluaran lebih cantik dari istriku...

Andai aku bisa menebus apapun yang telah aku lakukan kepada istriku selama ini..
aku ingin memperbaikinya... Aku ingin membantunya, menyayanginya sepenuh hati dan tak akan pernah berkata kasar kepadanya...

Dia begitu lelah setiap hari, tapi sepulang kerja aku masih sering membentaknya...
Saat dia minta tambahan belanja aku berkata kasar kepadanya...

Dia saat aku jadikan istri, rela berpisah dengan anggota keluarga besarnya, hidup susah payah dan sederhana denganku.

Maafkan aku istriku, andai aku bisa menebus semua kesalahanku, satu hari saja tanpamu kami seperti anak ayam kehilangan induknya. Berserakan...

Saat malam aku kembali menangis sejadi-jadinya..
Andai bisa kutebus, aku ingin menebus meski dengan nyawaku...

Aku mau dia yang hidup menjaga anak-anak dan biarlah aku yang menghadap-Mu.
Ini sangat berat bagiku apalagi bagi anak-anakku. Demikian do'a tengah malamku.

Jujur selama ini aku tak dekat dengan anak-anak. Mereka selalu bersama ibunya. Aku hanyalah kerja, pulang, tidur dan kerja lagi. Aku tak tahu apa-apa tentang urusan anak dan rumah..

Istriku sayang...
Aku berdoa semoga lelah mu jadi ibadah, semoga semua yang kau lakukan untuk kami membawamu ke Surga... Semoga engkau bahagia.

Kali ini aku benar-benar menangis tersedu-sedu sambil membayangkan wajahnya...

Kau tak pernah mengeluh dengan pekerjaanmu, kau tak pernah meminta sesuatu yang aku tak sanggup membelinya.

Kau jalani semua dengan sabar dan aku merasa belakangan jarang memperhatikanmu...

Jarang bertanya bagaimana anak-anak kita, jarang bertanya bagaimana hari-harimu...

Kekasih hatiku...
Mengapa aku jatuh cinta padamu justru setelah engkau tiada...?

Tidak akan ada yang menggantikan dirimu dihatiku.

Mengapa rasa cinta ku padamu menggebu-gebu saat dirimu sudah berada dipusara..?

Maafkan aku istriku...
Aku terlambat jatuh cinta padamu 😭😭

Kisah nyata ini adalah renungan bagi kita semua agar menghargai pasangan kita..
Biasanya kita baru menyadari arti keberadaan orang yang kita cintai .. disaat dia tak lagi ada bersama kita...

Semoga bermanfaat πŸ™πŸ™πŸ™

Aksara Jawa: Ha Na Ca Ra Ka

Diakui atau tidak, aksara Jawa merupakan alfabet paling unik di dunia ini. Ditinjau dari jumlah, aksara ini terdiri dari 20 jenis huruf yang melambangkan 20 jari manusia. Jari merupakan alat hitung manusia yang paling sederhana.
Hal ini melambangkan bahwa dalam menjalani kehidupannya, orang Jawa selalu menggunakan perhitungan yang matang sebelum melangkah.
Deretan kedua puluh aksara Jawa tersebut yaitu:
Ha Na Ca Ra Ka
Da Ta Sa Wa La
Pa Dha Ja Ya Nya
Ma Ga Ba Tha Nga

Entah kebetulan atau disengaja, deretan huruf di atas ternyata bukan deretan huruf tanpa makna, tetapi membentuk empat kalimat yang mengandung filosofi luar biasa, yaitu melambangkan perjalanan hidup manusia.

Ha-na-ca-ra-ka
Jika dibaca Hana Caraka akan bermakna ”ada utusan”. Siapa yang dimaksud dengan utusan tersebut? Tidak lain adalah manusia.
Berbeda dengan pendapat umum bahwa utusan Tuhan hanya terbatas para rasul saja, bagi orang Jawa setiap manusia adalah utusan Tuhan.
Setiap manusia berkewajiban hamemayu hayuning bawana, atau menjaga kelestarian alam, memakmurkan bumi, menciptakan kedamaian dan keselamatan di alam dunia.

Da-ta-sa-wa-la
jika dibaca Dat-a-suwala akan bermakna ”Dzat yang tidak boleh dibantah”.
Siapa yang dimaksud? Tidak lain adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan adalah Dzat yang tidak boleh dibantah oleh manusia yang menjadi utusan-Nya.
Sehebat apa pun manusia di bumi ini tidak ada yang mampu menandingi kekuasaan Tuhan.
Sekali lagi, manusia hanya bersifat sebagai utusan, bukan penguasa. Oleh karena itu wajib untuk tunduk terhadap aturan yang sudah ditetapkan oleh Sang Pengutus, yang sering disebut dengan istilah ”kodrat” atau ”hukum karma”.

Pa-dha-ja-ya-nya
jika dibaca Padha JayanΓ© akan bermakna ”sama-sama unggulnya”. Siapa yang sama unggulnya? Yaitu jasmani dan rohani.
Dalam menjalankan perannya sebagai utusan Tuhan, manusia wajib menjaga keseimbangan antara urusan jasmani dan rohani.
Seorang manusia tidak dibenarkan berkarya tanpa dilandasi niat ibadah, karena bekerja dengan cara tersebut hanya melahirkan keserakahan yang membuatnya keluar dari tujuan hidup yang sebenarnya.
Sebaliknya, manusia juga tidak dibenarkan melakukan sembahyang saja tanpa disertai bekerja.
Orang yang melakukan sembahyang tanpa kerja sesungguhnya termasuk golongan egois. Dia hanya mementingkan diri sendiri dengan harapan ingin masuk surga tetapi tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya, termasuk keberadaan tubuhnya.
Seorang manusia sempurna (insan kamil) adalah dia yang bisa bekerja dengan dilandasi semangat ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Yang lebih menarik, orang Jawa dalam beribadah tidak mengharapkan pahala, karena semboyan hidup mereka adalah narima ing pandum. Menerima pemberian-Nya. Sekali lagi, ”menerima” bukan ”mengharapkan”.

Ma-ga-ba-tha-nga
merupakan singkatan dari Sukma-Raga-Bathang yang bermakna ” Ruh-Tubuh-Bangkai”.
Maksudnya ialah kalimat ini merupakan akhir dari perjalanan manusia sebagai khalifah Tuhan di bumi.
Jika ruh meninggalkan tubuh, maka yang tersisa hanya tinggal bangkainya saja. Dalam keadaan ini manusia sudah tidak lagi disebut manusia, karena eksistensinya telah berakhir.

Kalimat terakhir ini mengingatkan manusia agar tidak terlalu membanggakan dirinya, karena jika Sang Ruh pergi meninggalkan tubuhnya, maka yang tersisa hanya tinggal bangkai saja.
Kalimat ini mengingatkan manusia bahwa tubuh hanyalah kendaraan bagi Sang Ruh dalam menjalankan perannya sebagai utusan Tuhan. Tanpa ruh, raga hanyalah bangkai yang tidak berarti.

Cangkir Tasawuf Modern - Agus Mustofa

PILIHAN

*CANGKIR TASAWUF MODERN*
Agus Mustofa ---
(Episode Pilihan)
.

1.

*Tasawuf Modern vs Klasik (Bagian–1)*


2.

*Tasawuf Modern vs Klasik (Bagian–2)*

 

3.

*Dilarang Membahas Ruh?*

 

4.

*Dimana RUH, dimana JIWA*

 

5.

*Dimana HATI Dimana AKAL*


6.

*Kapan Ruh Ditiupkan*

https://www.youtube.com/watch?v=QxbG3l9bRog


7.

*NYAWA DICABUT dari UBUN-UBUN*

 

8.

*Nyawa, Rahasia DNA*


9.

*Indahnya Surga Hanya Perumpamaan*

https://www.youtube.com/watch?v=_4BjCwYHAs0


10.

*AKHIRAT Bukan Akhir Segalanya*

https://youtu.be/Yi7uNhmXRIQ

11.

*FASE AKHIRAT Dibangkitkan di Bumi*

https://youtu.be/SA16jZ-xlDM

12.

*AKHIRAT MUSNAH Seiring Lenyapnya Alam Semesta*

https://youtu.be/sKcaM_HizHM

13.

*KIAMAT BUMI, Sehari Setelah Kematianmu*

https://youtu.be/VZvW62tm_-s

14.

*REKAMAN MALAIKAT dan Teknologi Hologram*

https://youtu.be/ZzzN_nt6yDo

15.

*TAK ADA AZAB KUBUR*

https://youtu.be/zSdvgE-hML4

16.

*AZAB KUBUR, Hadits vs Al-Qur'an*

https://youtu.be/OMs2boWGsI0

 

17.

*Tertidur di Alam Kubur*


18.

*Mati Tersenyum*

 

19.

*Beragama dengan Akal Sehat*

 

20.

*BELAJAR kepada ALLAH*

 

21.

*REINKARNASI di Dalam Islam*


22.

*Kontroversi Nabi Isa Lahir Tanpa Ayah*


23.

*Mukjizat Nabi Isa: Ilmiah*


24.

*Benarkah Isa Diangkat ke Langit?*

 

25.

*Benarkah Isa Turun ke Bumi?*

 

26.

*Tidak Ada Dajjal*

 

27.

*Imam Mahdi Hanya Legenda?*

 

28.

*Ya’juj Ma’juj Siapakah Mereka?*


29.

*Matahari Terbit Dari Barat?*

 

30.

*NUR MUHAMMAD, Mistis vs Saintifik*

https://www.youtube.com/watch?v=VzeSilTN-nQ


31.

*NUR ILAHI vs NUR MUHAMMAD*

https://www.youtube.com/watch?v=SBzllsAJTMg

32.

*Mengurai Ayat-Ayat Cahaya*

https://www.youtube.com/watch?v=guZUF8_ULFc


33.

*Jagat Raya di Dalam Diri-Nya*

https://www.youtube.com/watch?v=VbsguKZEbKk


34.

*Kisah Isra’ Bukan Nabi Saw?*

https://www.youtube.com/watch?v=oEQzKS8f_EM


35.

*Mi'raj Nabi Menembus Dimensi*

https://www.youtube.com/watch?v=mdpayPgWwbg


36.

*Isra' Mi'raj Kecepatan Cahaya*

https://www.youtube.com/watch?v=Dgt7cd2UPr8


37.

*Nabi Melewati Pintu-Pintu Langit*

https://www.youtube.com/watch?v=j5G64x2U8lk


38.

*Benarkah Mi'raj Ke Angkasa Luar?*


39.

*Menembus Tujuh Langit*

 

40.

*Jalan Pintas Menuju Surga*

https://www.youtube.com/watch?v=WujscZLzd74

 

41.

*Wabah Corona Vs Ramadan*

https://www.youtube.com/watch?v=J9v08J6H3rY

 

42.

*Puasa Perbaiki Homeostasis*

https://www.youtube.com/watch?v=ruw04tyD7rk

 

43.

*Keajaiban Puasa & Hadiah Nobel*

https://www.youtube.com/watch?v=A33GvFKFTec

 

&&&

*Belajar Tauhid; Mengenal Allah Lebih Dekat Menuju Ma’rifatullah*


https://www.youtube.com/watch?v=hFU0V7ciN2w&feature=share&fbclid=IwAR1uDY_b6_2d5VggQQH4qVU762-e87H-uzdu75q11uvjD2ShEs_n13FycP0


#Mengupas Kehidupan Setelah Akherat!!!

Lapisan-lapisan Tubuh Manusia | MAKRIFAT RAMADAN 16

 

*Kata-Kata yang Mengubah Jiwa* | MAKRIFAT RAMADAN 20


*Kehidupan Hanya Digelar di Bumi* | Hikmah Ramadhan 21


*Al Quran, Ruh, dan Cahaya* | Hikmah Ramadhan 27

 

*Bertemunya Tiga Ruh* | MAKRIFAT RAMADAN 28


*Islam Agama Nabi Ibrahim*


*Ibrahim Sang Kekasih Tuhan*


*Fitrah Badan & Hati Manusia*


*Bertuhan Lewat Pembuktian*


*Kesetanan* - MAKRIFAT DIRI


Cuplikan DVD : *Meniadakan Tuhan Menghadirkan Allah*


Tasawuf Modern Agus Mustofa - *Mengarungi Arsy Allah*


*Dealova (Cover)* - Agus Mustofa ft. Anna Ratnawati - Live @Konser Makrifat Cinta



GUS BAHA

Nabi Tak pernah netral



&&&&&&&&&



URUTAN EPISODE

Ep. 1.

Menjawab Riba

https://youtu.be/wJbdC8Wx8pE

Ep. 2.

Hoax Islami Zaman Now

https://youtu.be/BH1wwpKqVUA

Ep. 3.

AKHIRAT Bukan Akhir Segalanya

https://youtu.be/Yi7uNhmXRIQ

Ep. 4.

FASE AKHIRAT Dibangkitkan di Bumi

https://youtu.be/SA16jZ-xlDM

Ep. 5.

AKHIRAT MUSNAH Seiring Lenyapnya Alam Semesta

https://youtu.be/sKcaM_HizHM

Ep. 6.

KIAMAT BUMI, Sehari Setelah Kematianmu

https://youtu.be/VZvW62tm_-s

Ep. 7.

REKAMAN MALAIKAT dan Teknologi Hologram

https://youtu.be/ZzzN_nt6yDo

Ep. 8.

TAK ADA AZAB KUBUR

https://youtu.be/zSdvgE-hML4

Ep. 9.

AZAB KUBUR, Hadits vs Al-Qur'an

https://youtu.be/OMs2boWGsI0

 

Ep. 10.

MATI TERSENYUM

 

Ep. 11.

Beragama dengan Akal Sehat

 

Ep. 12.

BELAJAR kepada ALLAH

 

Ep. 13.

Beriman Jangan Ikut-Ikutan

 

Ep. 14.

Kritik Disertasi Heboh Seks Di Luar Nikah

 

Ep. 15.

Kekal Menyaingi Allah

 

Ep. 16.

Dilarang Membahas Ruh?

 

Ep. 17.

Dimana RUH, dimana JIWA

 

Ep. 18.

Dimana HATI Dimana AKAL


Ep. 19.

Kapan Ruh Ditiupkan

https://www.youtube.com/watch?v=QxbG3l9bRog


Ep. 20.

NYAWA DICABUT dari UBUN-UBUN

 

Ep. 21.

Ruh-Nya Meliputi Seluruh Makhluk

https://www.youtube.com/watch?v=Bi95lpw9XwA


Ep. 22.

NYAWA, RAHASIA DNA


Ep. 23.

REINKARNASI di Dalam Islam


Ep. 24.

Kontroversi Nabi Isa Lahir Tanpa Ayah


Ep. 25.

Mukjizat Nabi Isa: Ilmiah


Ep. 26.

Benarkah Isa Diangkat ke Langit?

 

Ep. 27.

Benarkah Isa Turun ke Bumi?

 

Ep. 28.

Tidak Ada Dajjal

 

Ep. 29.

Imam Mahdi Hanya Legenda?

 

Ep. 30.

Ya’juj Ma’juj Siapakah Mereka?


Ep. 31.

RUDAL NUKLIR Senjata Ya’juj Ma’juj

 

Ep. 32.

Dukhan Turun Seiring Badai Meteor

 

Ep. 33.

Matahari Terbit Dari Barat?

 

Ep. 34.

(Bagian–1) Tasawuf Modern vs Klasik


 (Bagian–2) Tasawuf Modern vs Klasik 2

 

Ep. 35.

NUR MUHAMMAD, Mistis vs Saintifik

https://www.youtube.com/watch?v=VzeSilTN-nQ


Ep. 36.


NUR ILAHI vs NUR MUHAMMAD

https://www.youtube.com/watch?v=SBzllsAJTMg

Ep. 37.

Mengurai Ayat-Ayat Cahaya

https://www.youtube.com/watch?v=guZUF8_ULFc


Ep. 38.

Jagat Raya di Dalam Diri-Nya

https://www.youtube.com/watch?v=VbsguKZEbKk


Ep. 39.

Tertidur di Alam Kubur


Ep. 40.

Orang Berdosa Tak Masuk Neraka

https://www.youtube.com/watch?v=Xv_cb8Mf-Wg


Ep. 41.

Indahnya Surga Hanya Perumpamaan

https://www.youtube.com/watch?v=_4BjCwYHAs0


Ep. 42.

Isra' Mi'raj Kecepatan Cahaya

https://www.youtube.com/watch?v=Dgt7cd2UPr8


Ep. 43.

Kisah Isra’ Bukan Nabi Saw?

https://www.youtube.com/watch?v=oEQzKS8f_EM


Ep. 44.

Mi'raj Nabi Menembus Dimensi

https://www.youtube.com/watch?v=mdpayPgWwbg


Ep. 45.

Nabi Melewati Pintu-Pintu Langit

https://www.youtube.com/watch?v=j5G64x2U8lk


Ep. 46.

Benarkah Mi'raj Ke Angkasa Luar?


Ep. 47.

KEMARIN & HARI INI ADA BERSAMAAN

https://www.youtube.com/watch?v=S4SkIo-oZrE


Ep. 48.

MENEMBUS TUJUH LANGIT


Ep. 49.

MASA DEPAN TERLIHAT DARI SINI

https://www.youtube.com/watch?v=SnHRcjMwEsc


Ep. 50.

JALAN PINTAS MENUJU SURGA

https://www.youtube.com/watch?v=WujscZLzd74


Ep. 51.

PERINTAH SHALAT BUKAN SAAT MI'RAJ

https://www.youtube.com/watch?v=OBdNDrow8TU


Ep. 52.

WABAH CORONA vs RAMADAN

https://www.youtube.com/watch?v=J9v08J6H3rY


Ep. 53.

OBAT VIRUS HANYALAH IMUNITAS

https://www.youtube.com/watch?v=gQqiGUlU-fI


Ep. 54.

PUASA PERBAIKI HOMEOSTASIS

https://www.youtube.com/watch?v=ruw04tyD7rk


Ep. 55.

KEAJAIBAN PUASA & HADIAH NOBEL

https://www.youtube.com/watch?v=A33GvFKFTec