Rabu, 06 Desember 2017

Komunisme, Kapitalisme, Marxisme, Sosialisme & Liberalisme

LIBERALISME
Liberalisme adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.[1]
Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu. Oleh karena itu paham liberalisme lebih lanjut menjadi dasar bagi tumbuhnya kapitalisme.
Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan kebebasan mayoritas. Bandingkan [2].

Liberalisme dan Agama

Pandangan-pandangan liberalisme dengan paham agama seringkali berbenturan karena liberalisme menghendaki penisbian dari semua tata nilai, bahkan dari agama sekalipun. meski dalam prakteknya berbeda-beda di setiap negara, tetapi secara umum liberalisme menganggap agama adalah pengekangan terhadap potensi akal manusia.



KAPITALISME
Kapitalisme adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama. Walaupun demikian, kapitalisme sebenarnya tidak memiliki definisi universal yang bisa diterima secara luas. 

Beberapa ahli mendefinisikan kapitalisme sebagai sebuah sistem yang mulai berlaku di Eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, yaitu pada masa perkembangan perbankan    komersial Eropa di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang modal, seperti tanah dan manusia guna proses perubahan dari barang modal ke barang jadi. 

Untuk mendapatkan modal-modal tersebut, para kapitalis harus mendapatkan bahan baku dan mesin dahulu, baru buruh sebagai operator mesin dan juga untuk mendapatkan nilai lebih dari bahan baku tersebut.


Kapitalisme memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak ditemukannya sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta. Di Eropa, hal ini dikenal dengan sebutan guild sebagai cikal bakal kapitalisme. Saat ini, kapitalisme tidak hanya dipandang sebagai suatu pandangan hidup yang menginginkan keuntungan belaka. Peleburan kapitalisme dengan sosialisme tanpa adanya pengubahan menjadikan kapitalisme lebih lunak daripada dua atau tiga abad yang lalu.


SOSIALISME


Istilah sosialisme atau sosialis dapat mengacu ke beberapa hal yang berhubungan dengan ideologi atau kelompok ideologi, sistem ekonomi, dan negara. Istilah ini mulai digunakan sejak awal abad ke-19. Dalam bahasa Inggris, istilah ini digunakan pertama kali untuk menyebut pengikut Robert Owen pada tahun 1827. 

Di Perancis, istilah ini mengacu pada para pengikut doktrin Saint-Simon pada tahun 1832 yang dipopulerkan oleh Pierre Leroux dan J. Regnaud dalam l'Encyclopédie Nouvelle[1]. 

Penggunaan istilah sosialisme sering digunakan dalam berbagai konteks yang berbeda-beda oleh berbagai kelompok, tetapi hampir semua sepakat bahwa istilah ini berawal dari pergolakan kaum buruh industri dan buruh tani pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 berdasarkan prinsip solidaritas dan memperjuangkan masyarakat egalitarian yang dengan sistem ekonomi menurut mereka dapat melayani masyarakat banyak daripada hanya segelintir elite.



MARXISME


Marxisme adalah sebuah paham yang mengikuti pandangan-pandangan dari Karl Marx. Marx menyusun sebuah teori besar yang berkaitan dengan sistem ekonomi, sistem sosial dan sistem politik. Teori ini merupakan dasar teori komunisme modern. Teori ini tertuang dalam buku Manisfesto Komunis yang dibuat oleh Marx dan sahabatnya, Friedrich Engels. 

Marxisme merupakan bentuk protes Marx terhadap paham kapitalisme. Ia menganggap bahwa kaum kapital mengumpulkan uang dengan mengorbankan kaum proletar. Kondisi kaum proletar sangat menyedihkan karena dipaksa bekerja berjam-jam dengan upah minimum sementara hasil keringat mereka dinikmati oleh kaum kapitalis. Banyak kaum proletar yang harus hidup di daerah pinggiran dan kumuh. Marx berpendapat bahwa masalah ini timbul karena adanya "kepemilikan pribadi" dan penguasaan kekayaan yang didominasi orang-orang kaya. 

Untuk mensejahterakan kaum proletar, Marx berpendapat bahwa paham kapitalisme diganti dengan paham komunisme. Bila kondisi ini terus dibiarkan, menurut Marx kaum proletar akan memberontak dan menuntut keadilan. Itulah dasar dari marxisme.



KOMUNISME
Komunisme adalah salah satu ideologi di dunia, selain kapitalisme dan ideologi lainnya. Komunisme lahir sebagai reaksi terhadap kapitalisme di abad ke-19, yang mana mereka itu mementingkan individu pemilik dan mengesampingkan buruh.
Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan Marxisme. Komunisme adalah ideologi yang digunakan partai komunis di seluruh dunia. Racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut "Marxisme-Leninisme".
Dalam komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. Logika secara ringkasnya, perubahan sosial dimulai dari buruh atau yang lebih dikenal dengan proletar, namun pengorganisasian Buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. Partai membutuhkan peran Politbiro sebagai think-tank. Dapat diringkas perubahan sosial hanya bisa berhasil jika dicetuskan oleh Politbiro. Inilah yang menyebabkan komunisme menjadi "tumpul" dan tidak lagi diminati.
Komunisme sebagai anti kapitalisme menggunakan sistem sosialisme sebagai alat kekuasaan, dimana kepemilikan modal atas individu sangat dibatasi. Prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya, dan karenanya komunisme juga disebut anti liberalisme.
Secara umum komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya, dengan prinsip agama dianggap candu yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata.

Komunisme sebagai ideologi

Komunisme sebagai ideologi mulai diterapkan saat meletusnya Revolusi Bolshevik di Rusia tanggal 7 November 1917. Sejak saat itu komunisme diterapkan sebagai sebuah ideologi dan disebarluaskan ke negara lain. Pada tahun 2005 negara yang masih menganut paham komunis adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos.

Maoisme

Ideologi komunisme di Tiongkok agak lain daripada dengan Marxisme-Leninisme yang diadopsi bekas Uni Soviet. Mao Zedong menyatukan berbagai filsafat kuno dari Tiongkok dengan Marxisme yang kemudian ia sebut sebagai Maoisme. Perbedaan mendasar dari komunisme Tiongkok dengan komunisme di negara lainnya adalah bahwa komunisme di Tiongkok lebih mementingkan peran petani daripada buruh. Ini disebabkan karena kondisi Tiongkok yang khusus di mana buruh dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari kapitalisme.


INDONESIA dan KOMUNISME

Indonesia pernah menjadi salah satu kekuatan besar komunisme dunia. Kelahiran PKI pada tahun 1920an adalah kelanjutan fase awal dominasi komunisme di negara tersebut, bahkan di Asia. Tokoh komunis internasional seperti Tan Malaka misalnya. Ia menjadi salah satu tokoh yang tak bisa dilupakan dalam perjuangan di berbagai negara seperti di China, Indonesia, Thailand, dan Filipina. Bukan seperti Vietnam yang mana perebutan kekuatan komunisme menjadi perang yang luar biasa. 

Di Indonesia perubuhan komunisme juga terjadi dengan insiden berdarah dan dilanjutkan dengan pembantaian yang banyak menimbulkan korban jiwa. Dan tidak berakhir disana, para tersangka pengikut komunisme juga diganjar eks-tapol oleh pemerintahan Orde Baru dan mendapatkan pembatasan dalam melakukan ikhtiar hidup mereka.

Sejarah Komunisme Di Indonesia

Kelahiran komunisme di Indonesia tak jauh dengan hadirnya para orang-orang buangan dari Belanda ke Indonesia dan mahasiswa-mahasiswa jebolanya yang beraliran kiri. Mereka diantaranya Sneevliet, Bregsma, dan Tan Malaka (yang terahir masuk setelah SI Semarang sudah terbentuk). Alasan kaum pribumi yang mengikuti aliran tersebut dikarenakan tindakan-tindakanya yang melawan kaum kapitalis dan pemerintahan, selain itu iming-iming propaganda PKI juga menarik perhatian mereka. 

Gerakan Komunis di Indonesia diawali di Surabaya, yakni di dalam diskusi intern para pekerja buruh kereta api Surabaya yang dikenal dengan nama VSTP. Awalnya VSTP hanya berisikan anggota orang Eropa dan Indo Eropa. saja, namun setelah berkembangnya waktu, kaum pribumipun ikut di dalamnya. Salah satu anggota yang menjadi besar adalah Semaoen kemudian menjadi ketua SI Semarang. 

Komunisme Indonesia mulai aktif di Semarang, atau sering disebut dengan Kota Merah setelah menjadi basis PKI di era tersebut. Hadirnya ISDV dan masuknya para pribumi berhalauan kiri kedalam SI (Sarekat Islam) menjadikan Komunis sebagian cabangnya karena tak otonomi yang diciptakan Pemerintah Kolonial atas organisasi lepas mnejadi salah satu ancaman bagi pemerintah. ISDV menjadi salah satu organisasi yang bertanggungjawab atas banyaknya pemogokan buruh di Jawa. 

Konflik dengan SI pusat di Yogyakarta membuat personil organisasi ini keluar dari keanggotaan SI, setelah disiplin partai atas usulah Haji Agoes Salim disahkan oleh pusat SI. Namun ISDV yang berganti nama menjadi PKI semakin kuat saja dan diantara pemimpin mereka dibuang keluar Hindia Belanda. Kehancuran PKI fase awal ini bermula dengan adanya Persetujuan Prambanan yang memutuskan akan ada pemberontakan besar-besaran di seluruh Hindia Belanda. 

Tan Malaka yang tidak setuju karena komunisme di Indonesia kurang kuat mencoba menghentikannya. Namun para tokoh PKI tidak mau menggubris usulan itu kecuali mereka yang ada di pihak Tan Malaka. 

Pemberontakan itu terjadi pada tahun 1926-1927 yang berakhir dengan kehancuran PKI dengan mudah oleh pemerintah Hindia Belanda. Para tokoh PKI menganggap kegagalan itu karena Tan Malaka mencoba menghentikan pemberontakan dan mempengaruhi cabang PKI untuk melakukanya.
Gerakan PKI lahir pula pada masa Perang Kemerdekaan Indonesia yang diawali oleh kedatangan Musso secara misterius dari Uni Sovyet ke Negara Republik - Saat itu masih beribu kota di Yogyakarta-. Sama seperti Soekarno dan tokoh pergerakan lain, Musso berpidato dengan lantang di Yogyakarta dengan kepercayaanya yang murni komunisme. Disana ia juga mendidik calon-calon pemimpin PKI seperti D.N Aidit. 

Musso dengan pendukungnya kemudian menuju ke Madiun. Disana ia dikabarkan mendirikan Negara Indonesia sendiri yang berhalauan komunis. Gerakan ini didukung oleh salah satu menteri Soekarno, Amir Sjarifudin yang tidak jelas ideologinya. Divisi Siliwangi akhirnya maju dan mengakhiri pemberontakan Musso ini. Beberapa ilmuwan percaya bahwa ini adalah konflik intern antara militer Indonesia pada waktu itu.
Pasca Perang Kemerdekaan Indonesia tersebut PKI menyusun kekuatanya kembali. Di dukung dengan Soekarno yang ingin menyatukan semua aspek masyarakat Indonesia saat itu, dimana antar ideologi menjadi musuh masing-masing, PKI menjadi salah satu kekuatan baru dalam politik Indonesia. Permusuhan itu tidak hanya terjadi di tingkat atas saja, melainkan juga di tingkat bawah dimana tingkat anarkisme banyak terjadi antara tuan tanah dan para kaum rendahan. Namun Soekarno menjurus ke kiri dan menganak-emaskan PKI. Akhirnya konflik dimana-mana terjadi. Ada suatu teori bahwa PKI dan Militer yang bermusuhan akan melakukan Kudeta. Yakni PKI yang mengusulkan Angkatan Perang Ke 5 (setelah AURI, ALRI, ADRI dan Kepolisian) dan isu penyergapan TNI atas Presiden Soekarno saat ulang tahun TNI. Munculah kecurigaan antara satu dengan yang lain. Akhirnya di percaya menjadi sebuah insiden yang sering dinamakan Gerakan 30 September.
Ada kemungkinan Indonesia menjadi negara komunis andai saja PKI berhasil berkuasa di Indonesia. Namun hal tersebut tidak menjadi kenyataan setelah terjadinya kudeta dan peng-kambing hitaman Komunisme sebagai dalang terjadinya insiden yang dianggap pemberontakan pada tahun 1965 yang lebih dikenal dengan Gerakan 30 September. Hal ini juga membawa kesengsaraan luar biasa bagi para warga Indonesia dan anggota keluarga yang dituduh komunis meskipun belum tentu kebenarannya. 

Diperkirakan antara 500.000 sampai 2 juta jiwa manusia dibantai di Jawa dan Bali setelah peristiwa Gerakan 30 September. Hal ini merupakan halaman terhitam sejarah negara Indonesia. Para tertuduh yang tertangkap kebanyakan tidak diadili dan langsung dihukum. Setelah mereka keluar dari ruang hukuman mereka, baik di Pulau Buru atau di penjara, mereka tetap di awasi dan dibatasi ruang geraknya dengan penamaan Eks Tapol.
Semenjak jatuhnya Presiden Soeharto, aktivitas kelompok-kelompok Komunis, Marxis, dan haluan kiri lainnya mulai kembali aktif di lapangan politik Indonesia, walaupun belum boleh mendirikan partai karena masih dilarang oleh pemerintah.

 

 

KOMUNISME DI INDONESIA

Apakah Komunisme Telah Mati?

Banyak orang yang mengira komunisme 'mati' dengan bubarnya Uni Soviet di tahun 1991, yang diawali dengan keputusan Presiden Mikail Ghorbacev. 

Namun Komunisme yang murni belum pernah terwujud dan tak akan terwujud selama revolusi lahir dalam bentuk sosialisme (USSR dan negara-negara komunis lainnya). Dan walaupun komunis sosialis hampir punah, partai komunis tetap ada di seluruh dunia dan tetap aktif memperjuangkan hak-hak buruh, pelajar dan anti-imperialisme. Komunisme secara politis dan ekonomi telah dilakukan dalam berbagai komunitas, seperti Kepulauan Solentiname di Nicaragua.

Seperti yang digambarkan Anthony Giddens, komunisme dan sosialisme sebenarnya belum mati. Ia akan menjadi hantu yang ingin melenyapkan kapitalisme selamanya. Saat ini di banyak negara, komunisme berubah menjadi bentuk yang baru. Baik itu Kiri Baru ataupun komunisme khas seperti di Kuba dan Vietnam. 

Di negara-negara lain, komunisme masih ada didalam masyarakat, namun kebanyakan dari mereka membentuk oposisi terhadap pemerintah yang berkuasa.

Senin, 04 Desember 2017

Gerakan Gila Bernama 212

Banyak keanehan dan sulit dipikir nalar dalam gerakan 212 yang baru merayakan ulang tahun perdana. Ribuan atau mungkin jutaan orang bisa menyemut dalam satu tempat di waktu subuh. Di waktu kedua mata sedang asyik terlelap dan bermimpi.

Ada yang datang bergerombol dari luar pulau, ada yang bawa keluarga dengan mobil pribadi dari luar kota, ada yang naik motor, sepeda ontel, hingga ada yang rela berjalan kaki. Ini acara reuni paling aneh yang pernah terjadi.

Mereka rela mengorbankan waktu liburan, mereka ikhlas merogoh uang tabungan, mereka tulus berbagi makanan dan minuman. Tak ada satu pun yang merusak taman. Apa yang mereka cari...?

Apakah 212 gerakan politik...? Ya, mereka memang gerakan politik. Secara kasat mata kita melihat gerakan ini mampu menumbangkan rezim arogan yang memiliki banyak kekuatan. Kekuatan logistik hingga kekuatan mesin pembentuk opini publik.

Apakah 212 gerakan ekonomi...? Ya, mereka memang gerakan ekonomi. Secara kasat mata kita melihat banyak sekali koperasi 212 Mart berdiri di pemukiman. Semua berlomba menjadi investor, pengelola dan sekadar menjadi konsumen. Mereka mampu menciptakan pasar dan membuat supermarket populer deg-degan.

Apakah 212 gerakan pendidikan...? Ya, mereka memang gerakan pendidikan. Banyak tempat kajian bermunculan, banyak orang hijrah dan rajin ke pengajian. Banyak yang berusaha kembali mempelajari dan memahami ajaran Alquran. Banyak yang berubah menyikapi arti kehidupan. Banyak pula pemeluk agama lain yang tersadarkan bahwa Islam adalah agama perdamaian.

Apakah 212 gerakan propaganda? Ya, mereka memang gerakan propaganda. Mereka merambah ke dunia maya. Melawan segala bentuk fitnah dan kabar yang menyesatkan. Mereka mengubah citra menjadi fakta. Muslim Cyber Army kian menggurita. Entah dimana kantornya, entah siapa pemimpinnya. Mereka bergerak senyap tapi pasti seperti semut-semut Ibrahim yang memadamkan api.

Jadi 212 gerakan apa sebenarnya...? Entahlah, saya sebut saja ini gerakan gila. Gila karena tak masuk di akal. Gila karena seperti tak normal dibanding gerakan lainnya. Gerakan ini bukan strategi para taipan, bukan pula strategi dari rezim kekuasaan. 212 adalah gerakan yang skenarionya langsung dari Tuhan.

Aksi 212 membawa pesan bahwa kehendak Tuhan tak bisa dilawan. Ini sudah menjadi janji-Nya dalam Alquran. Wamakaru Wamakarallah Wallahu Khairul Makiriin (Mereka punya skenario, Allah punya skenario, dan Allah sebaik-baiknya pembuat skenario) - Al Imran 54 -


Sumber: http://www.gelora.co/2017/12/gerakan-gila-bernama-212.html

Kamis, 30 November 2017

Tiga Tamu Tak Diundang

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.
.
Wanita itu berkata: _"Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut"._
.
Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, _"Apakah suamimu sudah pulang?"_
Wanita itu menjawab, _"Belum, dia sedang keluar"._
.
_"Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suami mu kembali",_ kata pria itu.
.
Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, _"Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini"._
.
Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.
_"Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama",_ kata pria itu hampir bersamaan.
.
_"Lho, kenapa?"_ tanya wanita itu karena merasa heran.
.
Salah seseorang pria itu berkata, *_"Nama dia Kekayaan,"_* katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, *_"Dan yang ini bernama Kesuksesan",_* sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. *_"Sedangkan aku sendiri bernama Kasih-sayang."_*
_"Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu,"_ lanjutnya.
.
Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran.
.
_"Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si KEKAYAAN masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan."_
.
Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, _"Sayangku, kenapa kita tak mengundang si KESUKSESAN saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita."_
.
Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. _"Bukankah lebih baik jika kita mengajak si KASIH-SAYANG yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan kasih-sayang."_
.
Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. _"Baiklah, ajak masuk si KASIH-SAYANG ini ke dalam. Dan malam ini, si Kasih sayang menjadi teman santap malam kita."_
.
Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. _"Siapa diantara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini."_
.
Si KASIH-SAYANG bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah.
Ohho.. *ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta*.
.
Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si KEKAYAAN dan si KESUKSESAN. _"Aku hanya mengundang si KASIH-SAYANG yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu berdua ikut juga?"_
.
Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. _"Kalau Anda mengundang si KEKAYAAN, atau si KESUKSESAN, maka yang lainnya akan tinggal di luar._
_Namun, karena Anda mengundang si KASIH-SAYANG, maka, kemana pun ia pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta._
_Sebab, ketahuilah, *sebenarnya kami berdua ini buta.* Dan hanya si KASIH-SAYANG yang bisa melihat. *Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan*, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini."_
*****
Di dalam kehidupan ini banyak orang berlomba mencari kekayaan dan kesuksesan *untuk memperoleh kebahagiaan*. Padahal keduanya telah banyak *membutakan orang*.
Mereka selalu berusaha untuk mendapatkan kekayaan dan kesuksesan dengan cara apapun hingga mereka *melupakan, bahkan merugikan* orang² disekitarnya.
Namun, apalah arti kekayaan tanpa kasih sayang? Apalah arti kesuksesan jika didalam kehidupan tidak ada kasih sayang? Itu semua tidak akan ada artinya.
Walaupun hidup dalam kekayaan dan kesuksesan, kita tidak akan pernah merasakan kebahagiaan hakiki jika didalamnya tidak ada kasih sayang.
Hidup tanpa kasih sayang ibaratkan makan tanpa garam. Semuanya akan terasa hambar dan tidak berarti.
Oleh karena itu kita harus hidup dalam kasih sayang. Karena *hidup sederhana namun dengan kasih sayang akan mendatangkan kebahagiaan*.
Dengan adanya kasih sayang, maka kita mengerti makna dari kehidupan. *Saling berbagi adalah kasih sayang yang membahagiaan*.
Bahkan jika kita hidup dengan kasih sayang maka bisa jadi kekayaan dan kesuksesan akan datang dengan sendirinya sebagai pelengkap kebahagiaan.
***

Senin, 27 November 2017

Telah Lunas Dengan Segelas Susu

Suatu hari seorang anak lelaki miskin yang sedang dalam perjalanan merasa sangat lapar dan haus. Karena tak kuat lagi menahan lapar, dia memberanikan diri mengetuk pintu sebuah rumah untuk meminta makanan.
Namun keberaniannya lenyap saat pintu dibuka oleh seorang gadis muda yang sebaya dengannya. Dia urung meminta makanan dan *hanya meminta segelas air*.
Gadis muda itu melihat wajah anak lelaki tersebut sangat pucat, maka ia membawakan *segelas susu hangat* untuknya.
Sejenak setelah meminum susu kebugaran tubuh anak lelaki itu pulih, dan secara perlahan ia bertanya, _“Berapa harga susu yang menjadi hutangku?”_
"_Kau tidak berhutang apapun. Ibu mengajarkan kami untuk *tidak meminta bayaran atas perbuatan baik*,_” jawab gadis itu.
_“Kalau begitu, dari lubuk hatiku yang terdalam aku sangat berterimakasih padamu,”_ balas anak lelaki itu penuh rasa syukur.
***
Tahun demi tahun berlalu, kedua anak tersebut tumbuh besar dalam dunianya masing-masing.
Suatu ketika, si gadis yang telah dewasa tersebut menderita sebuah penyakit kronis yang para dokter di kotanya telah angkat tangan terhadap penyakitnya. Ia pun dibawa ke rumah sakit di kota besar.
*Dokter Howard Kelly* dihubungi untuk melakukan pemeriksaan medis. Setelah mempelajari riwayat pasien, dia segera bangkit dan bergegas menuju kamar wanita tersebut.
Dengan berpakaian jubah kedokteran dia menemui wanita itu, dan terbersit ada seberkas pancaran aneh pada matanya. Sang dokter kembali ke ruang konsultasi dan merenung. Kemudian dia memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu, yaitu operasi.
Setelah melalui perjuangan panjang operasi berjalan dengan sukses. Wanita itu sembuh dan sangat bersyukur.
Namun ada satu hal yang masih mengganjal dalam pikirannya, *dari mana dia harus membayar biaya pengobatan yang tidak sedikit*.
.
Saat menerima amplop tagihan dari rumah sakit, wanita itu merasa sangat cemas. Ia tahu tidak akan mampu membayar biayanya, meskipun dengan mencicilnya seumur hidup.
Dengan tangan bergetar ia membuka amplop itu. Betapa terkejutnya ketika ia menemukan catatan di pojok tagihan: *“Telah dibayar lunas dengan segelas susu,”* tertanda; Dokter Howard Kelly.
Ternyata, dokter yang mengoperasi wanita itu adalah anak laki-laki miskin yang ditolongnya dahulu.
Sang anak laki-laki masih ingat jasa si wanita penolongnya. Dia pun membalasnya dengan memberikan operasi gratis kepada wanita itu.
****
*Pesan spiritual*:
Kisah nyata yang dialami dan ditulis oleh Dr. Howard Kelly ini mengajarkan kepada kita tentang *sebuah keyakinan*, bahwa kita tidak akan pernah tahu balasan Tuhan terhadap sebuah kebaikan yang tulus terhadap sesama. Apalagi pertolongan itu diberikan lebih dari yang diminta oleh orang yang membutuhkan.
Yakinlah bahwa *Tuhan maha tahu* terhadap setiap apa yang kita lakukan, dan *Tuhan adalah sebaik-baik pembalas* terhadap setiap perbuatan.
• *Sekecil apapun* setiap perbuatan baik maupun perbuatan buruk, niscaya Allah Swt pasti akan membalasnya (QS. Az-Zalzalah ayat 😎
• Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka *Allah akan melipat gandakan* ganti kepadanya dengan pahala banyak. (QS. Al-Baqarah ayat 245).
Mari sempurnakan ibadah kita di bulan Ramadhan… dengan *_Fastabiqul khairat_*, (berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.)
Wassalam... 🌹
***

Sabtu, 25 November 2017

Taqwa Syarat Masuk Surga


1.   Apakah keinginan terbesar manusia?
Dalam menjalani kehidupan, semua manusia mempunyai satu keinginan utama yaitu “hidup bahagia”. Sedangkan bagi umat beragama, keinginan terbesarnya adalah hidup bahagia di dunia dan bahagia di akhirat, yakni masuk surga.
2.   Syarat Masuk Surga
Surga hanya dipersiapkan untuk orang yang bertakwa. Ayat-ayat Al-Qur’an yang bicara tentang syarat masuk surga antara lain adalah :
a.   Qs. Ali Imran (3) ayat 133 : “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.”
b.   QS. Az-Zumar ayat 73 :  “Dan orang-orang yang bertakwa kepada Rabbnya dibawa ke surga berombong-rombongan.” 
c.   QS. Ath-Thuur ayat 17-20: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Rabb mereka.”  
d.   QS. Al-Kahfi ayat 107 : “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal. Mereka kekal di dalamnya.” 
e.   QS. Al-Baqarah ayat 25: “Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal shalih, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan baik. Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga ‘And.” 
f.    QS. AlBaqarah ayat 25 : “Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya.” 
3.   Hakikat Takwa
Takwa merupakan prestasi tertinggi yang diraih oleh seorang mukmin dalam pengabdiannya kepada Allah SWT.     Dalam QS. Al-Hujurat ayat 13, Allah Swt berfirman : “Inna Akramakum ‘Indallaahi Atqaakum” (Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu).
Dalam Al-Quran  terdapat tidak kurang dari 208 ayat yang berkaitan dengan takwa.  Pengertian takwa disebutkan dalam Al-Qur’an antara lain pada : Al Baqarah, ayat 2-3 ; Adz Dzariat ayat 17-19 ; Ali Imran, ayat 17 ; dan Ali Imran, ayat 134.   
a.   QS. Al Baqarah, ayat 2-3 :   mereka yg bertakwa yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezkinya (bersedekah).
b.   QS. Adz Dzariat ayat 17-19: Mereka (orang yg bertakwa) sedikit sekali tidur di waktu malam; Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah); Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian.
c.   QS. Ali Imran, ayat 17: orang yang bertakwa yaitu orang-orang yang sabar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (bersedekah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.
d.   QS. Ali Imran, ayat 134:  orang yg bertakwa yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya (bersedekah), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.
Dari keseluruhan ayat-ayat takwa dalam Al-Qur’an, disimpulkan bahwa orang bertakwa adalah yang beriman kepada Allah, malaikat-malaikat, nabi-nabi, kitab-kitab, kehidupan akhirat, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan puasa, serta sabar (dalam menghadapi kesulitan), menahan amarah, memaafkan (kesalahan orang lain), dan menepati janji.
Komponen Takwa.  Singkatnya Komponen Takwa adalah (1) Rukun Iman, (2) Rukun Islam, (3) sedekah, (4) sabar, (5) menahan amarah, (6) memaafkan, dan (7) mohon ampun.
Hakikat Takwa.   Takwa bukan sekedar tunduk, patuh dan takut, tetapi takwa mengandung makna “cinta”.  Karena cinta maka seseorang akan rela melakukan apa saja demi sesuatu yang dicintainya. Jika tunduk, patuh atau takut masih mengandung unsur keterpaksaan, maka cinta adalah keikhlasan atau kerelaan dan dilakukan dengan senang hati.  
Jadi hakekat takwa adalah cinta. Takwa kepada Allah (takwallah) adalah sikap dan prilaku seseorang yang selalu melakukan perbuatan yang makruf (disukai Allah) dan meninggalkan perbuatan yang mungkar (tidak disukai Allah).   Semakin cinta seseorang kepada Allah Swt maka semakin kuat dia dalam melakukan perbuatan makruf dan menghindari yang mungkar. 
Keterangan : Makruf adalah sebuah sebutan bagi perbuatan yang dinilai baik menurut akal dan syariat. Sedangkan Munkar adalah sebagai suatu perbuatan yang dianggap buruk oleh akal sehat maupun syariat agama.
4.   Pengertian Takwa
Takwa  (bahasa Arab: taqwa) berasal dari kata waqa-yaqi-wiqayah  yang artinya memelihara atau menjaga.   Jadi taqwallah (bertakwa kepada Allah) bermakna memelihara atau menjaga diri agar selalu dekat dengan Allah Swt. 
Muhammad bin Hanif berkata, ”Takwa adalah menjauhkan diri dari semua yang dapat menjauhkanmu dari Allah Ta’ala.”
Bila hakikat takwa adalah cinta, maka pengertian takwa adalah melakukan segala perbuatan yang disukai Allah (makruf) dan meninggalkan segala yang tidak disukai oleh Allah (mungkar).
5.   Ciri-ciri Orang Bertakwa
Dari keseluruhan ayat-ayat takwa dalam Al-Qur’an, terdapat ciri-ciri khusus bagi orang yang bertakwa.  Ciri-ciri ini bisa menjadi indikator bagi diri kita tentang sejauh mana tingkat ketakwaan kita kepada Allah SWT.
Lima ciri khusus orang yang bertakwa, sebagaimana firman Allah pada : QS. Al Baqarah, ayat 2-3 ; QS. Adz Dzariat ayat 17-19 ; QS. Ali Imran, ayat 17 ; dan QS. Ali Imran, ayat 134 adalah:
a.   Dermawan, yaitu suka bersedekah baik dalam keadaan lapang maupun susah. (QS. 2:3,177 ;  3:17,134 & 51:19)
b.   Sabar dalam penderitaan dan kesempitan (QS.2: 177)
c.   Menahan amarah (QS. 3:134)
d.   Mudah memaafkan. (QS. 3:134)
e.   Suka Shalat Malam dan banyak ber Istighfar. (QS. 51:17 & QS. 3:17)
6.   Takwa = Iman + Amal Saleh
Beriman saja belum menjamin seseorang akan memperoleh tiket menuju surga. Karena surga hanya dijanjikan untuk orang yang bertakwa.  
Itulah sebabnya, orang beriman masih diperintahkan untuk meningkatkan keimanannya menjadi ketakwaan, sebagaimana difirmankan Allah: “Hai orang-orang yang ber-iman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar  takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan berserah diri (muslimun).” (Qs. Ali Imran: 102).
Allah juga berfirman dalam QS. Al-‘Ashr : ”Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran”. 
Dengan begitu maka takwa adalah gabungan iman dan amal shaleh (Takwa = Iman + Amal Shaleh).  Beriman identik dengan melaksanakan ibadah shalat, puasa dan zakat. Sedangkan beramal shaleh identik dengan melaksanakan perbuatan yang makruf, yaitu ramah, peduli, empati, toleransi, rendah hati, dan bersedekah. 
Dengan kata lain, keimanan adalah kondisi internal di dalam jiwa kita sendiri. Karena itu perlu dieksternalkan menjadi sebuah amalan saleh. Jadi Keimanan berbasis pada keyakinan yang bersifat internal, sedangkan Ketakwaan berbasis pada amal perbuatan yang bersifat eksternal.
Takwallah juga harus disertai dengan syukur, sabar dan ikhlas.  Mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan kepada    kita sekecil apapun. Sabar dalam menghadapi ujian berupa musibah dan cobaan-cobaan lain. Ikhlas dalam melakukan ibadah tanpa pamrih semata karena lillahi ta’ala.